Bukan
Karena macet itu bisa bikin lapar, terpaksa otak menjadi kreatif.
Jakarta memang bikin penat, apalagi dengan kondisi traffic yang kalo kata Syahrini (bukan idola saya) "sesuatu"!.
Eh lupa, saya mau ngomong soal mie..
karena se kacrutnya jalanan Jakarta, kota ini punya banyak tempat makanan khas daerah lain di Indonesia.
Anyway, karena macet, pandangan menuju ke sebuah kedai. Kayaknya baru, namanya "Mie Kuali"
Mengaku menjual masakan makassar, letaknya deket gandaria, karena ini blog mengenai makanan saya yang pertama, jadi saya lupa catat alamatnya persisnya dimana.
Maaf ya..
Ini penampakan mie nya
Bukan, itu bukan lendir, tp kuah khas makassar, seporsi lumayan banyak untuk harga rp.27.000,-, buat cewe jaim sih kayaknya kebanyakan, disarankan untuk share, tapi untuk cowo chubby kaya saya, ya.. Lumayan nendang lah!
Mie nya dibakar, masi ada rasa "bakar" dalam mie nya, tiap sendok punya experience tersendiri. Skor rasa 7.5 dari 10. Mengapa? Karena kayaknya ini sama seperti ifumie sih, cuma beda nama aja.
Silahkan dicoba, kalau lagi macet, Mampirlah.
Daripada bakar ban kan? Mending bakar mie!
Eh atau mie yang dibakar?
Entahlah..
Sampai berjumpa

No comments:
Post a Comment