Hari ini dapat pengalaman baru ( lagi )..
nonton secara langsung acara INDONESIAN IDOL, maklum karena saya pekerja/jongos/terpaksa, jadilah kudu menonton acara ini.
Agak tergelitik juga, karena kontestannya, jurinya, dan keseluruhan acara.
Dimulai dari Kontestannya kali ya, semuanya punya bakat nyanyi, dan penampilan pun ga terlalu jelek juga, mereka keliatan sekali masih belum berpengalaman ( ya iyalah wong namanya juga newbie), tapi bisa dilihat tingkat kepolosan dari mereka sangat tinggi!, mereka belum merasakan apa artinya jadi seorang bintang, dan sedang meniti kesitu, yah bagaimanapun juga pasti ada kekurangan, dan itu DIMAKLUMI.
kedua JURI, hmm..how should i said it in polite and diplomatic word?
gini deh, katanya seseorang itu dinilai dari komentarnya, jujur aja dari mereka tidak ada yang mencerminkan bahwa mereka layak jadi juri.hehehe.. there i said it.
gue juga ga bisa jadi juri, cuma kasian aja melihat pesertanya..
Yang dikomentari itu kadang ga relevan, dan masih ga jelas apa kritiknya, hell!! kadang hanya komentar nyinyir dan sangat tidak membantu membuat jadi lebih baik.
Apakah tuntutan script? tapi yaa..jangan gitu lah.. kayaknya juri American idol itu masih bisa kok muji kalo bagus, dan beri masukan kalo jelek..makanya pesertanya makin bagus penampilannya tiap episode,
Jadi gimana dong? sekali lagi teori berbicara.. semua orang bisa menjadi pemain, tapi ga semua orang bisa menjadi guru/mentor.
padahal ga diragukan reputasi sang juri, tapi dari pilihan mereka terbukti, bahwa tidak ada satupun yang hasilnya spektakuler kan? karena mereka kayaknya ga bisa liat potensi dari penyanyi ya? hmm..Coba liat tetangga sebelah..mereka berhasil mengeluarkan penyanyi yang berbeda tiap season, meskipun sekarang season ini juga kurang ya.. tapi masi lebih baik lah.
ya Allah, saya kok banyak menulis mengenai Jury ya? hehe.
Terakhir..mengenai acara keseluruhan, sebenarnya aga kasian juga dengan peserta "COBA LAGI AWARD", mereka memang lucu, tapi kok gue ga setuju..
Kenapa? sebabnya itu gue lihat sebagai social punishment!! *aduh extreme word*
Karena mereka membiarkan orang menertawakan diri mereka..
padahal mereka tidak bermaksud itu..
gue liat tadi pas diumumkan, sebenarnya mereka malu, muka mereka ga hepi, karena mungkin merasa jadi centre of humiliation?
ga tau sih..ga bisa baca pikiran mereka juga.
Award seperti itu hanya mengkerdilkan orang!, sebab justifikasi nya menjadi jelas, sebagai ajang untuk mempermalukan diri.
padahal niat dia pertama kali ikut IDOL adalah untuk merubah nasib, dan memupuk kepercayaan diri.
Juga berpikir SIAPA TAU suatu saat nanti jadi IDOL, bisa mengangkat derajat dia dan keluarga.
dan DIBANTINGLAH rasa percaya diri dia dengan Award itu..
Katanya sih IDOL..
*ditulis dimalam yang dingin*